CARA MENGENALI, MENANGANI DAN MENCEGAH OVEREXFOLIATE


cara-mengenali-menangani-dan-mencegah-overexfoliate

Setelah saya buat postingan mengenai exfoliate, banyak banget yang curhat via email merasa kondisi kulitnya overexfoliate dan bertanya bagaimana cara menangani kulit yang overexfoliate.

So, kali ini saya mau sharing pengalaman ketika mengalami overexfoliate dan bagaimana saya menanganinya. Here we go.


Apa itu exfoliate dan overexfoliate?

Sebelum membahas apa itu overexfoliate, ada baiknya kamu paham dulu apa itu exfoliate atau eksfoliasi.

Untuk lebih jelasnya saya sudah tulis disini.
Jadi, proses eksfoliasi setidaknya akan mempengaruhi bagian terluar lapisan kulit atau yang disebut dengan stratum corneum.

stratum-corneum
image source: skinsaverapp.com

Stratum corneum terdiri dari sel kulit mati dan lemak (lipid) esensial yang tersusun rapi. Layaknya bata dan semen, sel kulit mati diibaratkan sebagai bata yang tersusun rapi dan lemak sebagai semen.

Stratum corneum ini berfungsi untuk menjaga kulit kita dari polusi, mencegah iritasi dan infeksi dan menjaga kelembapan kulit.

Nah, sering kali sel kulit mati itu semakin menumpuk dan mengganggu penampilan kulit kita. Tumpukan sel kulit mati tsb akan menutup pori sehingga menyebabkan komedo dan break out. Sel kulit mati juga dapat membuat kulit terasa kasar dan kusam. Maka dari itu kita perlu mengangkat sel kulit mati.

Dengan eksfoliasi atau exfoliation menggunakan produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan frekuensi pemakaian yang benar akan membuat pori-pori tetap bersih dan terlihat mengecil *jika memungkinkan. Kulit juga akan semakin lembut, halus dan cerah.

Tapi, jika dilakukan terlalu sering dan atau dengan produk yang terlalu keras untuk kulit, eksfoliasi atau exfoliation akan jadi bencana bagi kulit. Atau yang kita kenal dengan overexfoliate.

Pengalaman mengalami overexfoliate


Saya sudah “berteman” dengan jerawat dan kroni-kroninya sejak masih "ranum". Singkat cerita, masalah umum yang pasti timbul setelah jerawat mengering adalah bekas jerawat.

Untuk menghilangkan bekas jerawat dan komedo, dulu saya sangat mengandalkan scrub dan peeling.

Saking ingin menghilangkan dua hal tersebut, saya menggunakannya hampir setiap hari. Tapi setelah bekas jerawat dan komedo hilang, jerawat dan beruntusan kemudian terus bermunculan. Dan siklus "jerawat-bekas-jerawat-bekas" itu terus berlanjut hingga ladang gandum digantikan perumahan junikarta.

Sekarang saya sadar kalau apa yang saya lakukan itu salah. Siklus "syaiton" tersebut bukan pertanda kulit saya membutuhkan proses eksfoliasi lebih, tapi tanda bahwa saya terlalu berlebihan melakukan eksfoliasi pada kulit.

Tanda-tanda kulit mengalami overexfoliate


Berikut ada daftar tanda-tanda kamu mengalami overexfoliate. Tanda-tanda ini sangat tergantung dari jenis eksfoliasi apa yang dilakukan dan seberapa sering melakukannya.

  • Tekstur kulit semakin kasar dan mengelupas
  • Kulit terasa halus tapi tipis dan “telihat kencang.
  • Kulit menjadi lebih sensitif
  • Kulit menjadi rentan breakouts
  • Kulit menjadi mudah kemerahan
  • Tiba-tiba kulit menjadi berminyak atau lebih berminyak dari sebelumnya (akibat kekurangan lipid atau lemak yang ada di stratum corneum karena tergerus oleh proses eksfoliasi sehingga kulit otomatis memproduksi minyak berlebih)
  • Dehidrasi/kering atau tight feeling
Untungnya, masalah yang disebabkan oleh overexfoliate tidak permanen. Setelah lapisan stratum corneum pulih, kondisi kulit akan kembali normal.

Menangani kulit yang mengalami overexfoliate


cara-mengenali-menangani-dan-mencegah-overexfoliate

Pertama-tama dan paling penting yang harus dilakukan saat kulit terindikasi mengalami overexfoliate adalah, tentu saja menghentikan penggunaan produk exfoliate atau eksfoliasi. Hentikan eksfoliasi hingga kulit kembali normal.
Kedua, yang harus dilakukan untuk mengobati overexfoliate adalah menunggu. Lapisan stratum corneum membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan sel kulit mati dan lemak (lipid) esensial.
Seberapa banyak waktu yang dibutuhkan itu tergantung individu masing-masing dan seberapa parah overexfoliate yang dialami. Dapat memakan waktu satu hingga dua minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Ketiga, buat kulit senyaman mungkin selama waktu recovery. Artinya, gunakan gentle cleanser yang memiliki pH sekitar 5-6. Non-foaming facial wash dan milk/cream cleanser dapat menjadi opsi terbaik untuk membersihkan kulit.

Baca juga: Perlukah Double Cleansing?

Selama recovery, kamu dapat menggunakan produk apapun yang tujuannya untuk menghidrasi kulit. Facial mist, essence, lotion, sleeping mask atau apapun yang dapat menghidrasi dan mengunci kelembapan kulit akan sangat membantu.

Terbiasa menggunakan produk yang mengandung ceramides, cholesterol, plant oils, squalane atau niacinamide dapat membantu menguatkan skin barrier. Tapi jika memang belum pernah mencoba produk yang mengandung ingredients tsb, tidak usah khawatir. Saat ini bukan waktunya untuk mencoba produk baru. Kulitmu akan recovery dengan sendirinya.

Terakhir, tentu saja pastikan untuk terus menggunakan sunscreen setiap hari.

Mencegah terjadinya overexfoliate


Simpel, jangan berlebihan melakukan eksfoliasi!

Sebagian orang mungkin tahan dan terbiasa melakukan exfoliate dengan acids tinggi, sebagian lagi tidak. Jadi ketika mulai kembali bereksfoliasi, lakukan sedikit demi sedikit. Mulai dari seminggu sekali. Kemudian cek bagaimana reaksi kulit. Jika memungkinkan tingkatkan menjadi dua kali seminggu.
Untuk physical exfoliation, lakukan secara perlahan dan lembut. Jangan menggosok terlalu keras.

www.febifebriany.com

10 comments

  1. wah seru banget dikasih tau tips begini, jadi lebih aware kan, nice post!

    www.jennitanuwijaya.com

    ReplyDelete
  2. Wah helpful dan lengkap bgt penjelasannya, thankyou for sharing 💕


    www.zahwaaldila.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  3. Penting banget ini utk dipelajari ya. Aku dulu sempat overexfo yang bikin kulit makin parah :')

    www.apaceritatami.com

    ReplyDelete
  4. Aku malah lamaa banget ga pkai produk2 perawatan wajah cuma bersihin muka doang pakai facial wash.

    ReplyDelete
  5. ini bener sih, kadang ada yang saking takutnya masih ada makeup yang nempel di wajah, beberapa ada yang sampai ngebersihin wajah sampai lebih dari 3 step padahal overexfoliate juga bisa memicu jerawat ya *nodding

    www.shopforcheapo.com

    ReplyDelete
  6. Hoalaa kemarin aku juga sempet gini nih... sampe heran sendiri. muka tiba tiba berminyak parah terus exfoliate2 sampe kering nan bruntusan.
    Nah iya aku juga pakai sleeping mask biar ngga kering2 amat, sampe beli aloe vera yg lagi hits itu.
    Untungnya cuma sementara.. dan sekarang sudah kembali.

    Bener nih kayaknya kemarin aku over exfoliate.. Ahaa thank u for sharing ^^

    ReplyDelete
  7. Pakai skincare apapun memang harus banget sesuaikan dengan jenis kulit ya mbak, kadang yang dipakai si A belum tentu cocok dipakai si B.kalau udah over exfoliate bisa bikin kulit iritasi . thanks for sharing ;)

    ReplyDelete
  8. Sekarang banyak banget Feb yang gunain aicd toner tanpa search lebih dalem tentang acid itu sendiri. Bahkan ada yang seenak jidat pake yang konsentrasi nya tinggi tanpa pake hydrating toner sesudahnya. -_-


    tulisandarihatikecilku.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  9. aku sekarang lagi mulai coba beberapa produk exfoliate kaya aloe BHA skintoner dari benton, sama fc yg mengandung AHA BHA jg, terus rajin scrubing seminggu dua kali untuk hilangin bekas jerawat yang lumayan tebel, aku pake aloe vera gel NR jg dijadiin sleeping mask untuk ngelembapin, sejauh ini belum ada tanda2 over exfoliate sih semoga aja jangan sampe deh, thanks banget infonya ya mba :)

    ReplyDelete
  10. Hooh, cukup 3x seminggu sich kalo aku mba exfoliate. Dari bentuk texture gel seperti Cure Aqua or the body shop, Scrub Juara, Atau pakai Sponge... Next aku mau sharing jugaaa ah tetang exfoliate.. blog mu penuh inspirasi nih :)

    www.sistersdyne.com

    ReplyDelete

Terima Kasih telah membaca. Boleh banget lho kalau mau tinggalkan komentar, gratis, gak dipungut biaya. Untuk saat ini, komentar dimoderasi. So, komentar spam, link hidup, atau komen gak santai, otomatis terhapus. Ditunggu kunjungannya kembali XOXO.