HIDUP SEIMBANG AGAR JADI IBU BAHAGIA - LIVE BALANCE BY PRISTINE 8

hidup-seimbang-agar-jadi-ibu-bahagia


Aku belum cerita ya abis lahiran anak kedua stress seperti kena baby blues. Sepertinya cuma suami dan beberapa orang yang tahu kalau aku stress sampai enggak mau pegang anak bahkan saat dia nangis. 

Sebenarnya malu untuk mengakui ini karena punya anak kedua biasa diidentikan sudah berpengalaman. Disaat sebulan lagi harus mulai bekerja, apa stressnya mulai reda? oh tentu tidak. 


Sempat di posisi yang tantrum bukan teteh atau dede, tapi emaknya. 

Sedih banget pokoknya kalau diinget-inget lagi. Bukan parenting moment terbaikku.

Padahal ada ungkapkan Happy Mom Happy Family. Seperti bad mood yang menular, kalau emaknya stress, seisi rumah pasti dingin bak kedatangan dementor. 

Enggak bisa kaya gini terus akutu. Bisa cepet keliatan tua nanti akutu.

Jadi aku memutuskan untuk perpanjang cuti lagi dan coba recovery. Beberapa hal ini aku coba lakukan supaya tetap waras. Walaupun enggak akan buat aku  jadi konstan happy, at least psikis aku harus balance dulu.


Tidak terlalu perfectionist

Salah satu faktor kenapa bisa stress yaitu tidak bermental Elsa, let-it-go.

Masih sekolah masih bisa ngoyo harus bisa ini itu, tapi saat udah kerja dan berumah tangga hidup makin complicated. 

Daripada pulang ngantor mental aku makin terbebani karena ngeliat rumah yang berantakan, biarin aja anggap ornamen.

Capek males masak, sementara sekeluarga enggak mungkin enggak makan, ya udah go-food atau pesen catering aja. 


Batasi aktivitas, obrolan dan "orang" yang wasting time

Satu hal yang paling aku syukuri dari kelahiran anak kedua ini yaitu enggak ambil pusing omongan-omongan orang yang enggak penting. 

Enggak baper dan momwar ala mahmud abas soal ASIxSufor, normalxcesar dll. Karena udah 'dianggap pengalaman', hahahaha. 

Walaupun dianggap pengalaman, aku juga pasti nolak lah kalau tiba-tiba ada ibu-ibu minta, "tolong dong kasih tau anak saya biar ina ini itu, kan mbaknya seumuran". *percaya atau enggak, yang minta begini banyak.

No no no. Lebih baik fokus sama diri sendiri dan menghargai keputusan ibu lain.


Curhat/minta bantuan ke orang yang bisa dipercaya



Ketika aku stress, sempat bingung cerita sama siapa. Cerita ke suami, takut ngebebanin. Cerita ke orang tua atau temen, malu. Jadi dipendem sendiri sampai stress. 

Suami  walau telat ngeh juga dengan stressnya aku, mulai pancing-pancing supaya aku cerita. Akhirnya aku bisa cerita walau pake banjir air mata, tapi akhirnya mulai agak lega. 

Namanya stress, pikiran mumet memang harus dikeluarkan. Mungkin itu juga salah satu alasannya kenapa antiaging laku banget sama ibu-ibu. Padahal resep awet muda Tante Puspa di umur 50an kan katanya selalu happy jangan gampang stress. Jadi supaya tetap awet muda, mari kita sering curhat (sama orang yang dipercaya) dan jangan pendam stress sendiri. *motivasi


Olahraga

Saat lagi hectic kerjaan, pulang ke rumah sibuk dengan anak, olahraga salah satu cara paling efektif untuk mengurangi stress dan bikin awet muda. Walau enggak bisa rutin ke tempat fitness atau tempat aerobik seperti Tante Puspa, minimal senam sendiri di rumah ikutin gerakan yang ada di youtube.

Bersyukur

Ini sebenarnya pesen suami saat sesi mamah dedeh curhat dong. Saat stress, fokus menuntut apa yang kurang di diri aku, sampai lupa bersyukur sama apa yang aku punya sekarang.

Live balance by Pristine 8+

pristine8

Aku tiba-tiba kepikiran bahas hidup seimbang karena sempat gagal pengen ikut floating yoga dari Pristine dengan kampanye gaya hidup sehatnya. 

Aku cukup familiar dengan Pristine karena kantor konsumen setianya Pristine. Bosque selalu always minta disediakan pristine di ruangannya.

Dari segi packaging, langsing dengan botol material warna turqoise yang kokoh cocok banget disediakan saat meeting atau menjamu tamu yang mintanya "air putih sadja".

Sempat juga tahu dari instastorynya Dorippu yang baru pulang dari Jepang dan cuma bisa minum Pristine. Dan ternyata dari kandungan airnya pun beda dengan air minum kemasan biasa.

Jadi Pristine itu termasuk air yang bersifat alkali atau yang memiliki pH di angka 8 dan bersifat basa. Makanya dinamakan Pristine 8+ karena diolah oleh mesin khusus berteknologi Jepang oleh PT Sumber Wahana Techno yang bekerja sama dengan Nihon Trim sehingga menghasilkan air yang memiliki pH 8.

pristine8

Kenapa harus berpH 8? Karena bakteri jahat umumnya lebih mudah berkembang di kondisi tubuh yang asam. 

Apalagi aku termasuk sering banget makan makanan pedas, junk food dan makanan yang bersifat asam lainnya. Minum Pristine 8+ secara rutin katanya dapat menetralkan asam berlebih dan membuat pH tubuh kembali seimbang.

hidup-seimbang-agar-jadi-ibu-bahagia


Psikis yang balance ditambah dengan kondisi tubuh yang sehat juga dibutuhkan seorang ibu untuk hidup seimbang dan jadi ibu yang bahagia.


2 comments

  1. Pristine ini emang bikin Live Balance ya mbak, dan baca ini jadi tau kalau ternyata emaknya bisa juga tantrum dan kita juga harus detox, ga cuma racun dalam tubuh tapi sekitar juga :D

    ReplyDelete
  2. aku masa abis 10 botol pristine sehari, paa usg ketuban aman, soalnya ga kerasa minum sebanyak itu sehari ternyata. Ongkoh bogor keur summer deuih.

    ReplyDelete

Terima Kasih telah membaca. Silahkan tinggalkan komentar, gratis. Untuk saat ini, komentar dimoderasi. So, komentar spam, link hidup, atau komen nge-gas, otomatis terhapus. Ditunggu kunjungannya kembali XOXO.