REVIEW: BIORE UV AQUA RICH WATERY ESSENCE

review-biore-uv-aqua-rich-watery-essence

Kalau ditanya produk apa yang selalu distok di rumah tiap bulan, jawabannya pasti Biore UV Aqua Rich Watery Essence. Sebulan minimal pasti selalu stok minimal 2 tube saking tak tergantikan dengan yang lain. And I'll tell you why.

Aku mulai pakai rutin pakai sunscreen sejak pakai retinoid acid atau sekitar tujuh tahun lalu. Dulu masih susah banget nemu sunscreen yang ideal, selalu whitecast dan lengket saat dipakai. Pokoknya enggak nyaman deh.


Mau enggak pakai sunscreen tapi kulit lagi sensitif karena retoind acid. Ditambah kerja di kawasan industri yang mataharinya ada sepuluh malah bikin kulit rentan iritasi dan gosong.

Sampai akhirnya aku kenal Biore UV karena dapat oleh-oleh dari mantan bos saat pulang ke Jepang dan langsung jatuh cinta.


Biore UV Aqua Rich Watery Essence

review-biore-uv-aqua-rich-watery-essence

Biore UV Aqua Rich merupakan jenis Japanese sunscreen yang jika diaplikasikan terasa seperti air walau menurut aku lebih mirip seperti sorbet.

Jika kamu pengguna setia produk ini, mungkin kamu tahu kalau produk ini sudah diperbarui menjadi lebih tahan air dan keringat, serta memiliki tekstur yang ringan, dan hasil akhir yang sama dengan formula sebelumnya yang dirilis pada tahun 2015. 

Produk ini juga memiliki watery capsule yang diperkaya dengan UVA dan UVB protection yang membuat sunscreen bertindak sebagai pelindung atau layer ringan saat diaplikasikan pada kulit. 


Produk ini juga mengandung perpaduan antara hyaluronic acid, royal jelly dan mix Citrus Essence (Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract, Citrus Grandis (Grapefruit) Fruit Extract dan Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract) untuk membantu mempertahankan kelembaban dan kelembutan kulit.

Kemasan 


review-biore-uv-aqua-rich-watery-essence

Sedikit berbeda dengan kemasan lamanya, produk ini memiliki kemasan tube dengan warna gradasi biru. Menggunakan tutup ulir jadi tidak khawatir bocor jika ditutup dengan rapat. 

Dibelakang terdapat 使い方 atau cara penggunaan、ご注意 atau apa yang harus diperhatikan、成分 atau ingredients menggunakan bahasa Jepang. Kemungkinan karena masih made in Japan dan direpackage oleh KAO Indonesia.

Tekstur 


Produk ini memiliki aroma alkohol bercampur dengan citrus yang lumayan kuat dan tektur seperti sorbet putih dengan hint kuning.

Wajar sih, karena ingredients kedua yang ditulis dalam kemasan adalah ethanolamine alias alkohol sebagai pelarut atau pH adjuster dan mix citrus essence (Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit ExtractCitrus Grandis (Grapefruit) Fruit Extract dan Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract). Mungkin untuk kulit sensitif, kandungan ini agak sedikit harus diperhatikan ya. 

Kedua ingredients tersebut disinyalir memiliki peran besar untuk tekstur dan aroma khas dari produk ini.

Meskipun katanya banyak orang yang lebih suka formulasi lama, aku pribadi berpikir kedua versi ini bekerja sangat mirip pada kulitku. Jujur aku enggak melihat ada perbedaan yang mendasar saat diaplikasikan ke kulit. 

Produk ini masih tetap memiliki tekstur yang menurutku mirip seperti sorbet, adem di kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak dan whitecast, dan masih berfungsi dengan baik sebagai primer. 

Persamaan dan Perbedaan Ingredient


Versi 2015  dan versi 2017 memiliki UV filter yang sama, yaitu:

Ethylhexyl Methoxycinnamate/Octinoxate (Hati-hati untuk kulit yang sensitif)
Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine/Tinosorb S
Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate/Uvinal A Plus
Ethylhexyl Triazone/Uvintal T 150

Perbedaannya ada di bahan tidak aktif. Berikut adalah bahan-bahan yang berbeda dari versi 2015 dan versi 2017. Perbedaan ini yang sepertinya membuat sunscreen lebih memiliki layer untuk tahan air dan keringat.

Versi 2015: trisiloxane, potassium hydroxide, carbomer, PEG-400, PEG-50 hydrogenated castor oil triisostearate, PEG-3 castor oil

Versi 2017: silica dimethyl silylate, dipropylene glycol, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer(Viscosity Controlling), aminomethyl propanol(Ph Adjuster, Buffering Agent), isoceteth-20(Surfactant, Emulsifying)

Produk ini juga mengandung Dextrin Palmitate yang kalau tidak salah dapat mentrigger fungal acne. Mungkin dapat jadi perhatian bagi yang struggle dengan fungal acne.

Pendapat pribadi

Seperti yang aku mention di awal, produk ini tuh wajib banget distok di rumah setiap bulannya. 

Memang sekarang banyak banget produk di luaran sana yang teksturnya mirip dengan punya Biore. Tapi dari segi kenyaman ke kulit dan dompet (dibaca: harga), tentu Biore Aqua UV ini masih menang telak. 

Imho, Harga produk yang kadar kenyamanannya sama seperti Biore masih dua kali, tiga kali bahkan lebih dari harga Biore di pasaran. 

Apalagi untuk penganut pakai sunscreen sebanyak dua jari dan harus reapply setelah sholat dzuhur, pasti pakainya akan boros ya. Jadi faktor harga sangat berpengaruh untuk sobat misqueen sekalian.

Jangan sampai ya, pakai sunscreen mahal - mahal tapi pakainya irit - irit dan enggak pernah reapply. 

Karena apa? 

Karena percuma. 

Inti dari pakai sunscreen itu pakai cukup ke seluruh wajah (dua ruas tangan) dan rajin reapply. 

Jadi menurutku, Biore Aqua Rich ini sudah sangat ideal dan belum tergantikan. 

Dulu kalau pakai sunscreen, selalu merasa wajahku kayak kusam dan berminyak tapi Biore Aqua Rich ini tidak seperti itu, dia malah memberikan efek seperti memakai primer. 

Suami pun yang awalnya susah banget disuruh pakai sunscreen, kalau pakai produk ini dengan alasan yang sama beliau mau pakai rutin. 

Jadi sekarang enggak ada alasan enggak pakai sunscreen karena lengket dan whitecast kan? Ada yang sudah pakai Biore UV Aqua Rich ini? Ceritakan pengalamanmu juga di komen ya.

www.febifebriany.com

1 comment

  1. CANTIK! nice sharing... salam kenal dari Malaysia.. done follow blog kamu. Jemput singgah ke blog saya juga Sis Hawa Dot Com . TQ

    ReplyDelete

Terima Kasih telah membaca. Silahkan tinggalkan komentar, gratis. Untuk saat ini, komentar dimoderasi. So, komentar spam, link hidup, atau komen nge-gas, otomatis terhapus. Ditunggu kunjungannya kembali XOXO.